REKTOR Universitas Lampung (Unila) Prof. Hasriadi Mat Akin menegaskan kepada seluruh bagian unit kerja agar merumuskan perencanaan kegiatan secara detil dan mengacu pada rencana strategis (renstra). Hal itu ditujukan agar kegiatan semakin mudah dilaksanakan sehingga penyerapan anggaran semakin meningkat.

Demikian dipaparkan Hasriadi saat membuka Rapat Koordinasi Perencanaan (Rakorcan) Penyusunan Program Kegiatan Anggaran Tahun 2018 di Lingkungan Universitas Lampung di ruang sidang utama lantai II Rektorat Unila, Selasa (21/2/2017).

“Perencanaan merupakan langkah penting dalam membangun Unila ke depan. Semakin detil perencanaan, semakin mudah untuk dilaksanakan dan semakin tinggi pula penyerapan anggaran di tahun 2017-2018,” ujarnya.

Mantan Wakil Rektor Bidang Akademik ini mengatakan, Unila sejak tahun 2016 sudah menyosialisasikan bahwa semua penganggaran harus berbasis aktivitas (activity based) yang mengeksplore apa saja yang dibutuhkan di lini terbawah (buttom up). Oleh karena itu seluruh aktivitas yang dilakukan harus berbasis capaian dan mengacu pada renstra.

“Libatkan lini terbawah, jangan menunda pekerjaan dan terlalu sering melakukan revisi agar kita bisa meningkatkan proses penyerapan dana. Namun tetap tujuan utama adalah kualitas pekerjaan. Berusaha melakukan suatu pekerjaan sesuai kaidah-kaidah yang benar,” pungkasnya.

Kepala BPHM Unila Harsono Sucipto, S.H., M.H., dalam laporannya menambahkan, rakorcan 2018 dilaksanakan untuk menyusun anggaran tahun 2018 dengan pagu indikatif yang sudah diterima sebelumnya. Kegiatan diikuti 110 peserta di antaranya para wakil rektor, dekan, wakil dekan, kepala biro, kepala UPT, subbagian perencanaan dan kepegawaian fakultas.

Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari mulai 21 hingga 23 Februari 2017. Rakorcan diharapkan dapat menghasilkan rumusan kegiatan untuk tahun 2018 yang lebih mengenai sasaran sehingga tidak ada lagi revisi serta kendala-kendala di kemudian hari.[Inay/Humas]